Teori Ekonomi Mikro Sadono Sukirno Pdf

Leave a comment

Masina de spalat ardo a500 manual. RESUME BAB 13-18 BUKU MIKRO EKONOMI PENULIS: SADONO SUKIRNO Nitya Putri Djiwandari 50106 Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 1 BAB 13 MONOPOLISTIS 1. Ciri-ciri Persaingan Monopolistis Pasar persaingan monopolistis dapat didefinisikan sebagai suatu pasar dimana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang yang berbeda corak (differential product). Ciri-Ciri Persaingan Monopolistis: i.

Terdapat Banyak Penjual Terdapat cukup banyak penjual dalam pasar persaingan monopolistis, Perusahaan dalam pasar monopolistis mempunyai ukuran yang relatif sama besarnya. Keadaan ini yang menyebabkan produksi suatu perusahaan rekatif sedikit dibandingkan dengan keseluruhan produksi dalam keseluruhan pasar. Barangnya Bersifat Berbeda Corak Produksi dalam pasar persaingan monopolistis berbeda coraknya(differntiated coraknya(differntiated product) dan product) dan secara fisik mudah dibedakan antara produksi suatu perusahaan dengan perusahaan perus ahaan lain.

Table Download download buku ekonomi mikro ekonomi sadono sukirno for FREE. All formats available for PC, Mac, eBook Readers and other mobile devices. Download download buku ekonomi mikro ekonomi sadono sukirno.pdf.

Mempunyai Sedikit Kekuasaan Mempengaruhi Harga Pengaruh ini relatif kecil kalau dibandingkan dengan oligopoli dan monopoli. Kekuasaan mempengaruhi harga bersumber dari sifat yang dihasilkan, yaitu bersifat berbeda corak atau differentiated product. Kemasukan ke Dalam Industri Relatif Mudah Perusahaan yang akan masuk dan menjalankan usaha tidak banyak mendapat kesukaran/hambatan seperti di oligopoli dan monopoli, tetapi juga tidak semudah seperti pada persaingan sempurna. Karena diperlukannya modal yang relati besar dan barang yang dihasilkan harus berbeda coraknya dengan yang ada di pasaran.

Persaingan Promosi Penjualan Sangat Aktif (bukan harga) Pengusaha melakukan persaingan bukan harga (non-price competition), yaitu dengan cara memperbaiki mutu dan desain barang, kegiatan iklan, syarat penjualan yang menarik dsb. Keseimbangan dalam Pasar Persaingan Monopolistis Kurva permintaan yang dihadapi oleh perusahaan dalam persaingan monopolistis adalah lebih elastis dari yang dihadapi monopoli, tetapi elastisitasnya tidak mencapai elastis sempurna (kurva permintaan sejajar sumbu datar - yang merupakan kurva permintaan yang dihadapi suatu perusahaan dalam persaingan sempurna). Maka pada hakikatnya kurva permintaan ke atas barang produksi perusahaan dalam persaingan monopolistis adalah bersifat menurun secara sedikit demi sedikit ( lebih mendatar dan bukan turun dengan curam). Keseimbangan Jangka Pendek Keseimbangan yang dicapai suatu perusahaan dalam persaingan monopolistis sama dengan di dalam monopoli, Bedanya adalah di dalam monopoli yang dihadapi adalah permintaan dari seluruh pasar, sedangkan dalam monopolistis permintaan yang dihadapi perusahaan adalah adalah sebagian dari keseluruhan pasar. Keseimbangan Jangka Panjang Seperti halnya dengan perusahaan dalam pasar persaingan sempurna, dalam persaingan monopolistis setiap perusahaan hanya mendapat keuntungan normal di dalam jangka panjang.

Perbedaan antara monopolistis dengan persaingan sempurna yang juga memperoleh keuntunga normal adalah: a. Harga dan biaya produksi di pasar persaingan monopilstis lebih tinggi b. Kegiatan memproduksi di monopolistis belum mencapai tingkat yang optimal (mencapai tingkat dimana biaya produksi per unit adalah palin rendah). Penilaian ke Atas Persaingan Monopolistis Penilaian ke atas efek dari pasar yang bersifat persaingan monopolistis kepada penggunaan sumber-sumber daya, dorongan untuk mengembangkan teknologi dan inovasi, dan corak distribusi pendapatan. Promosi penjualan secara iklan adalah merupakan kegiatan yang paling penting dilakukan oleh perusahaan monopolistis. Efisiensi Dalam Menggunakan Sumber Daya Walaupun perusahaan persaingan sempurna dan perusahaan monopolistis sama-sama mendapat keuntungan normal, tetapi dalam monopolistis biaya produksi per unit lebih tinggi, harga barang lebih tinggi dan jumlah produksi lebih rendah (sehingga menyebabkan kapasitas memproduksi yang digunakan adalah di bawah tingkat yang optimal). Persaingan Bukan-harga Mengandung arti usaha-usaha di luar perubahan harga yang dilakukan dilakuk an oleh perusahaan untuk menarik lebih banyak pembeli ke atas barang yang di produksikannya.